Disdikbud Banyuasin Gelar Penyusunan Soal US SMP

PANGKALAN BALAI- Dalam rangka persiapan pelaksanaan Ujian Sekolah (US) tingkat SMP, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Banyuasin mengadakan kegiatan penyusunan soal secara kolektif. Kegiatan yang melibatkan sebanyak  200 peserta dari unsur guru, pengawas dan Kepala Sekolah SMP se-banyuasin tersebut dilaksanakan pada tanggal 12-14 Februari 2020 di Hotel  Grand Duta.

Kepala Disdikbud Banyuasin, Drs.H.M. Yusuf, M.Si, melalui Sekretaris Disdikbud Banyuasin, Agus Suherwan, S. Pd saat memberikan kata sambutan mengatakan untuk mengukur ketercapaian kompetensi peserta didik, maka perlu dilakukan penilaian. Dengan penilaian tersebutlah, guru dan satuan pendidikan dapat mengetahui apakah peserta didik sudah menguasai kompetensi yang telah diajarkan.

Lebih lanjut Sekdis menjelaskan, kegiatan penilaian merupakan fase yang sangat penting dalam proses pendidikan. Diharapkan, kegiatan penilaian dapat peningkatkan kualitas pendidikan dan memperbaiki kemampuan output pada setiap satuan pendidikan.

Oleh karena itu, terang Agus, untuk mencapai penilaian yang maksimal, maka perlu disiapkan instrumen penilaian yang sesuai dengan kompetensi yang mau diukur.  Atas dasar itu pula, terang Agus, tim penyusun soal US tingkat SMP merupakan peserta yang diyakini mampu menjalankan tugasnya dengan baik dan memiliki pemahaman yang baik pula terkait penyusunan instrumen penilaian.

“untuk menghasilkan penilaian yang valid, shahih dan dapat dipertanggungjawabkan perlu dibiat instrument penilaian yangdapat mengukur hasil belajar yang dapat dimanfaatkan utuk perbaikan  dan pengembangan pembelajaran. Salah satu instrument penilaian hasil belajar adalah soal-soal, baik pilihan ganda maupun soal uraian”. Tegas Agus.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Bidang Pembinaan SMP, Dr. Sadiman, M.Pd didampingi oleh Kepala Seksi Kurikulum, Penilaian dan Pembangunan Karakter  Bidang SMP, Sadiman, S. Pd.,MM saat dibincangi usai kegiatan pembukaan penyusunan naskah soal US SMP. menurutnya, US merupakan kegiatan yang selalu digelar setiap tahun yang memiliki peran sangat penting, terutama untuk mengukur ketercapaian kompetensi dan peningkatan kualitas pendidikan. Oleh karena itu, peserta yang diundang harus dapat menjalankan tugas sebagai tim pembuat soal dengan sebaik-baiknya

Masih menurut Sadiman, sebelum membuat master soal, peserta harus menyusun kisi kisi soal terlebih dahulu, sehingga soal yang dibuat sesuai dengan kurikulum yang berlaku. Tim penyusun soal juga harus memahami prinsip prinsip penyusunan instrumen penilaian, sehingga instrumen yang dibuat benar benar dapat digunakan sesuai dengan fungsinya, sebagai alat ukur ketercpaian kompetensi peserta didik. Disamping itu, ungkap Sadiman, tim penyusun soal juga harus menjaga kerahasiaan naskah soal yang telah dibuat.

jelas, mereka harus menjaga kerahasiaan soal yang telah mereka buat, hingga kegiatan ujian sekolah selesai dilaksanakan. Ya, kita yakin, para peserta adalah orang orang yang berkompeten dan memiliki tanggungjawab yang besar untuk menjalankan tugasnya sesuai dengan peraturan yang berlaku,” tegas Sadiman. (Team)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*