Kwarcab Banyuasin Gelar Muscab ke IV

Dalam rangka melanjutkan estafet kepeimpinan gerakan pramuka di lingkungan Kwartir Cabang (Kwarcab) Banyuasin, maka Kwarcab Banyuasin menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke IV di Auditorium Pemkab Banyuasin, kamis (30/1). Kegiatan yang dihadiri oleh jajaran kepengurusan Kwarcab Banyuasin periode 2015-2019 dan para pejabat di lingkungan pemerintah kabupaten Banyuasin tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Banyuasin, H. Slamet Somosentono, SH mewakili Bupati Banyuasin, H. Askolani, SH selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Banyuasin.
Dalam sambutannya, Wabup menjelaskan, gerakan pramuka telah memberikan sumbangsi positif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pramuka tidak hanya mendidik kemandirian anggotanya secara personal, namun juga menguatkan jiwa sosial terhadap sesama. Pada lingkup yang lebih besar, lanjut Slamet , pramuka telah memberikan warna tersendiri bagi perjalan bangsa indonesia.
Oleh karena itu, lanjut Slamet, melalui momentum musyawarah ini, gerakan pramuka di Banyuasin harus semakin maju dan aktif melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. Apalagi, kegiatan pramuka selalu mengajarkan tentang pentingnya peran anggota terhadap pembangunan dan masa depan bangsa.
“kwartir cabang banyuasin akan semakin maju dan aktif, sehingga gerakan pramuka dapat membantu menggerakan peningkatan SDM, dan memberikan sumbangsih bagi pembanguan bangsa dan negara, khususnya bagi masyarakat banyuasin”, Ungkapnya.
Masih menurut Slamet, Dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, telah dijelaskan bahwa Gerakan Pramuka bertujuan untuk membentuk setiap pramuka Memiliki kepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa, berkecakapan hidup, sehat jasmani, dan rohani; serta Menjadi warga negara yang berjiwa Pancasila, setia dan patuh kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia serta menjadi masyarakat yang baik dan berguna, yang dapat membangun dirinya sendiri secara mandiri serta bersama-sama bertanggungjawab atas pembangunan bangsa dan negara, memiliki kepedulian terhadap sesama hidup dan alam lingkungan.
Di samping itu, ungkap orang nomor dua di Banyuasin tersebut, kegiatan kepramukaan yang sering dilakukan di lingkungan alam terbuka juga diyakini mampu membangun karakter bersyukur kepada Allah SWT karena telah menikmati kebesaran dan keindahan alam ciptaannya. Maka dari itu, terang Slamet. Hal ini tentu saja sangat sejalan dengan visi Banyuasin Religius yang salah satu metode implementasinya adalah dengan mengintegrasikan visi tersebut pada kegiatan kepramukaan
“Pendidikan Kepramukaan dilaksanakan di alam terbuka diantaranya dalam bentuk perkemahan, heking, lomba maupun wisata. Dengan mengikuti kegiatan tersebut, maka kita dapat menikmati dan merasakan kebesaran dan keindahan alam ciptaan Tuhan Yang Maha Kuasa”, jelas Slamet.
Sementara itu, dalam sambutannya, kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Banyuasin Drs. M. Yusuf, M. Si selaku Wakil Ketua Kwarcab Banyuasin periode 2015-2019 mengatakan, selama lima tahun perjalanan kepengurusan periode tersebut, gerakan pramuka banyuasin, telah memberikan berbagai sumbangsih positif, khususnya di lingkungan pendidikan.
Lebih lanjut Yusuf menjelaskan, gerakan kepramukaan secara masif berkembang di lingkungan sekolah, baik tingkat SD maupun SMP di kabupaten Banyuasin. Hal ini tentu saja membarikan dampak positif bagi pembentukan karakter siswa. Karena kegiatan kepramukaan sarat dengan pembinaan dan pembentukan karakter, seperti gotong royong, kemandirian, tanggungjawab, kerja sama dan lain sebagainya.
“selama ini, kita terus berupaya mendorong sekolah sekolah untuk menggiatkan kegiatan kepramukaan kepada anak anak, dan alhamdulilah ternyata sekolah pun memiliki pandangan yang sama. Memang dengan kegiatan keparamukaan akan lebih muda bagaimana membentuk karakter positif kepada anak, mereka bermain tapi sambil belajar bersama, belajar hidup mandiri, gotong royong, belajar bertanggungjawab”, jelas Yusuf.
Yusuf berharap, kedepan kegiatan pramuka terus berkembang dan berperan lebih banyak di Banyuasin, baik di lingkungan pendidikan maupun di luar lingkungan pendidikan. (team)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*